Malam itu cuaca
di Depok lagi sedikit mendung, hujan kayaknya lagi bimgung mau turun ke bumi apa tetap enjoy di langit. Di salah satu sudut kota Depok tepatnya di Pasar
Segar Depok lagi rame banyak orang berkumpul. Seakan ada sebuah kejadian yang lagi seru lagi di liatin. Mereka yang berkumpul adalah anak-anak skena musik underground Depok. Kebetulan hari itu lagi ada acara CROOZ Roadshow 2015.
Friday, May 22, 2015
Tuesday, September 2, 2014
Ketika Gebetan Ditikung Teman
Di
suatu hari yang cerah, gue lagi keselek minum kopi di pojokan kantin kampus.
Pojokan kantin emang lokasi andalan gue kalo lagi nongkrong di kantin, soalnya
dari area ini mata gue bisa leluasa ngeliatin mahasiswi-mahasiswi kece nan
seksi yang lagi pada asik ngerumpi.
“ANJRIT!!
NGEPET!!” Ujar sebuah suara gaib di belakang gue sambil mukul pundak gue.
“BUSEEET!!!!”
Ketus gue sambil bersihin air kopi yang tumpah ke baju. Tanpa gue sadar,
terrnyata seisi penghuni kantin menoleh ke arah gue. Gue pun mencari pemilik
sumber suara gaib itu “Yee biji salak!! Gue kirain siapa. Kayak jelangkung lo, dateng
kaga pake assalamualaikum!!”
Thursday, August 21, 2014
Ssstt... Kita Nggak "Sendirian"
Gue
paling takut sama nenek-nenek, apalagi liat nenek-nenek rambutnya putih dan
panjang sampe 2 kilometer. Bukan tanpa sebab gue takut sama nenek-nenek, waktu
kecil gue suka sakit-sakitan, mulai dari sakit panas, bisul, sakit kegantengan sampe sakit kebanyakan
duit.
Nah, pas lagi sakit itu gue sering banget ngimpi buruk, paling sering ngimpi dikejar-kejar sama setan nenek-nenek. Entah gue salah apa sama nenek-nenek sampai dia dateng ke mimpi gue terus, apa mungkin muka gue udah termasuk kriteria muka yang jadi idola nenek-nenek di Indonesia atau gue belum bayar utang sama dia. Pokoknya mulai dari situ gue sampe sekarang takut sama nenek-nenek.
Nah, pas lagi sakit itu gue sering banget ngimpi buruk, paling sering ngimpi dikejar-kejar sama setan nenek-nenek. Entah gue salah apa sama nenek-nenek sampai dia dateng ke mimpi gue terus, apa mungkin muka gue udah termasuk kriteria muka yang jadi idola nenek-nenek di Indonesia atau gue belum bayar utang sama dia. Pokoknya mulai dari situ gue sampe sekarang takut sama nenek-nenek.
Pernah
waktu itu gue bangun subuh-subuh, pas lagi mau lari pagi, gue kaget setengah
mati gara-gara liat nenek-nenek lagi duduk sambil nyisir rambutnya di teras rumah
samping rumah gue. Nggak taunya itu emang nenek yang gue lagi nyisir. Kebetulan
rumah gue sama rumah nenek gue emang tetanggaan.
Ngomongin soal setan, gue jadi inget, belum lama ini gue (akhirnya) ngeliat setan (lagi), setelah sekian
lama nggak pernah ketemu sama makhluk ‘lucu’ itu. Ini cerita nyata.
Friday, August 8, 2014
Kuliah Nggak Seindah Cerita FTV
Dengan
menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, akhirnya status
mahasiswa abadi gue lenyap sudah (YES!!). Gue bisa cabut dari kampus
yang memuakkan bin menjijikan ini. Di postingan kali ini gue mau ceritain perjuangan ngehe gue buat
dapetin gelar sarjana.
Tuesday, August 5, 2014
Ketika Cinta Bersemi Dalam Persahabatan
Sebelum
nulis postingan ini, di kala hujan turun rintik-rintik dan alunan lagu Didi
Kempot berkumandang sebelum adzan magrib, gue lagi di serang sama curhatan
sobat gue sebut – saja – namanya – Alessandro ( sengaja nama di samarkan biar
mirip nama bule ) yang cerita kalo ternyata dia lagi naksir sama sahabatnya.
Kontan
aja gue langsung keringet dingin, mata melotot ngeri, tangan gemeteran sambil
pegangin pantat, perut bergejolak, dan rasa pengen boker pun muncul.
Sunday, July 27, 2014
Tips Mudik Ala Alym Aditya
Nggak
terasa bulan Ramadhan udah mau ninggalin kita, hampir 30 hari kita udah
berpuasa di bulan Ramadhan. Biasanya kalo bulan Ramadhan udah mau habis begini,
banyak orang pada persiapin diri mereka buat mudik atau pulang ke kampung
halamannya masing-masing. Udah jadi rutinitas setiap tahun kegiatan mudik kayak
begini di Indonesia dan mungkin juga di belahan dunia lainnya.
Nah,
biar mudik lo tenang dan bisa berjalan dengan mulus, gue mau kasih tips-tips
yang sangat berguna buat lo semua yang mau mudik atau lagi dalam perjalan
mudik. Simak ya tips-tips mudik ala gue ini :
Tuesday, July 15, 2014
Jangan Bertambah Cantik Selama Aku Pergi
Angin
datang merambat
Menyeka
air mata yang jatuh perlahan
Menelusuri setiap kerut yang tersisa
Menjadikannya ada dalam tiada
Bolehkah aku menyeka airmatamu?
Agar langkahku tak terpaku oleh tangismu
Di sendu senja matamu
Anak bengalmu ini tenggelam dalam haru
Seperti
bintang yang enggan jauh dari rembulan
Seperti
senyum yang enggan terhapus oleh luka
Percayalah
senja ini akan mempertemukan kita lagi
Dan
jangan bertambah cantik selama aku pergi
Ibu
Friday, July 11, 2014
Untuk Aku Yang Tak Bisa Memilikimu
Terkadang aku berbincang dengan malam
Tentang aku yang mengagumimu dalam kelam
Tentang aku yang sudah terlanjur mencintaimu apa adanya
Seperti penikmat senja yang tak ingin kehilangan
indahnya
Jika memilikimu adalah sebuah kutukan untukku
Izinkan kutukan ini menyatu dalam nafasku
Membeku dalam aliran darahku
Dan tenggelam dalam setiap mimpiku
Aku tak ingin hanya sekedar ada
Menjadi penonton setia kamu dan dia
Inilah aku yang betapa ingin selalu ada untukku
Walaupun dihatimu tak sedikitpun ada namaku
Menyakitkanku untuk mencintaimu
Seperti baris kata yang sengaja kurangkai untukmu
Untuk aku yang tak bisa memilikimu
Untuk aku yang tak bisa memilikimu
Saturday, July 5, 2014
Perjuangan Ini Belum Selesai!!
Akhir-akhir
ini waktu gue bener-bener kesita buat kerjain skripsi, setelah bengong 2 tahun
nggak ngerjain skripsi akhirnya Tuhan kasih hidayah buat gue supaya kelarin skripsi
juga. Ternyata skripsi itu bikin psikis terganggu ya, males makan sama males
tidur, bener-bener nggak mikirin namanya makan sama tidur padahal gue biasa lapernya
jam 1 – 2 siang tapi gue baru inget kalo sekarang bulan ramadhan. Akhirnya gue
baru makan pas abis magrib.
Tapi
bener deh, skripsi nyita waktu banget. Setiap hari gue pasti ke kampus dari
senin – minggu cuma buat kerjain skripsi bareng anak-anak “basian” angkatan
gue, abis ke kampus gue bimbingan antar kota antar propinsi macem bus AKAP ke
rumah dosen pembimbing gue dari Bekasi ke Bogor bolak-balik.
Wednesday, July 2, 2014
Musisi dan Politik
![]() |
| Selfie dulu biar gak tegang |
Menurut
buku geografi yang gue pelajari di SMA dulu, Indonesia cuma punya dua musim
yaitu musim panas dan musim hujan. Padahal menurut gue musim di Indonesia itu
banyak, contohnya: musim layangan, musim durian, musim penyakit, musim pancaroba,
musim diputusin pacar, musim jomblo nggak dapet-dapet pacar sampai musim pemilu
dan musim lain-lainnya.
Ngomongin
tentang pemilu yang barengan sama bulan ramadhan, gue mau ucapin selamat
menjalankan ibadah puasa buat kalian yang muslim. Oh iya, di sini gue nggak
ngomongin perkara dukung om Wi atau om Wo. Gue cuma lagi seneng aja mantau
fenomena para musisi yang nggak biasanya terlibat terjun bebas loncat indah masuk
ke dalam kegiatan pemilu di Indonesia.
Saturday, June 28, 2014
PUNK?
“Beuh Joy, lo sekarang jadi penghuni lampu merah? Dekil kaya nggak keurus gitu, kerjaan lo ngamen sekarang?”
“Gue
anak punk coy…”
“Emang
anak punk harus gitu ya?”
“Aah,
lo mah payah! Ini anti kemapanan namanya”
“Yailah
anti kemapanan, ngerasain mapan aja belom pernah lo, eh udah sok anti
kemapanan”
Percakapan
sore yang nggak sengaja gue denger waktu nungguin temen gue di perempatan lampu
merah PGC (Pusat Grosir Cililitan) kemarin. Urak – urakan, tukang mabuk,
mohawk, dekil, kotor, bau, ngamen di lampu merah dan bla bla bla. Mungkin
beberapa dari kalian mendeskripsikan punk seperti itu dan banyak orang yang –
mengaku – anak punk malah melakukan itu.
Tuesday, June 24, 2014
Awal Dari Sebuah Perjuangan
Kancah
musik Indonesia kembali di ramaikan oleh peluncuran album perdana dari band pop
punk asal selatan Jakarta, Angry Kids. 7 tahun perjalanan Angry Kids akhirnya
menelurkan album berjudul “Kita Dan Mereka”.
Friday, June 20, 2014
Kata Untukmu
Jangan menoleh ke arahku, karena
aku tak sanggup melihatmu
Bukan ingin melupakan, tapi aku
takut rasa sayang untukmu tumbuh kembali
Ini salah ku menjatuhkanmu ke
lubang yang paling terdalam
Lubang terdalam di hatiku
Setangkai mawar yang memenuhi
taman indah ini melukis separuh keadaanku
Bukan karena keindahannya
Tapi karena luka akibat tertusuk
durinya
Tertusuk di lubang yang paling
terdalam
Lubang terdalam di hatiku
Bagiku kamu lebih dari definisi
keindahan yang tercipta
Bagiku kamu lebih indah dari
lukisan senja di langit utara
Bagiku kamu adalah jawaban
Jawaban dari setiap doa yang aku
panjatkan kepadaNya
Ini salah ku
Salahku menyisakan ruang untuk
menyimpan separuh hembus nafasmu di hatiku
Ketika suatu saat sayup namamu
datang kembali
Aku ingin bertanya
Maukah menjadi masa lalu ku
sekali lagi?
Monday, June 16, 2014
Eh Dia Muncul Lagi..!!!
Assalamualaikum!!
Buset ini blog
gue udah lama nggak di isi tulisan baru, mungkin gue adalah salah satu blogger
yang (hampir) murtad. Lupa, nggak pernah ngurusin blog sendiri. (Jangan di
contoh ya….)
Sebenernya gue
nggak lupa-lupa banget sama blog sendiri, masih suka bikin tulisan cuma nggak
pernah kelar atau sekalinya kelar, gue lupa buat posting. Yah intinya sih lupa,
payah deh!!
Selama gue nggak
posting blog sampe akhirnya blog ini gue posting, banyak kejadian seru yang
mampir di kehidupan gue. Jadi gue mau cerita dulu ah satu-satu kejadian
serunya.
Sunday, February 9, 2014
[Saka Series] Datang Tak Di Undang, Pergi Meninggalkan Kenangan
Pagi
hari itu indah, dengan udara yang sejuk dan kicau burung yang saling bersahutan
dari satu pohon ke pohon lainnya, mungkin semacam komunikasi buat ucapin
selamat pagi dari satu burung ke burung lainnya.
Buat
sebagian orang pagi hari itu menjadi waktu yang paling ngebetein, karena mereka
harus berkutat kembali dengan rutinitas, jalanan yang macet dan kekisruhan yang
terjadi lainnya.
Apalagi
buat orang yang hobinya sering begadang, begadang kok jadi hobi ya, kalo jadi
pekerjaan sih bisa aja semacem satpam, penjaga Indomart atau tukang warkop 24
jam. Padahal Bang Haji Rhoma Ngirama udah pernah bilang
“Begadang jangan begadang, bila tak
ada artinya. Begadang boleh saja, bila ada duitnya.. icikiwir.. icikiwir..
aweeew.. aweeew..”
Tapi
sepertinya nyanyian merdu dengan cengkok melayunya Bang Haji Rhoma nggak mempan
buat Saka, dia tetap aja suka begadang padahal nggak jelas dia begadangnya
ngapain. Hal yang paling bikin dia ribet adalah saat matahari udah datang dan
pagi memulai awal kehidupan di hari yang baru.
“WHAAAAT
!!!! UDAH JAM 6 ????!!!”
Teriak
Saka kaget pas bangun tidur dan liat jam dinding kamarnya, “Buseett pada kemana
ini orang rumah, gue kaga di bangunin ???!!!"
Saka
langsung lompat dari kasurnya yang bau karena bekas mulutnya yang sering ngiler
kalau lagi tidur.
“Kampret,
kayanya gue baru aja merem eh udah jam 6 aja!!” ujarnya sambil membersihkan
kerak – kerak iler yang menempel di mulutnya.
Saka
adalah bocah gendeng yang sekarang sedang duduk di kelas XI SMA, kebiasaan
semalem abis nonton Liga Champion sampe larut malem alhasil bangun kesiangan.
Dengan
gerak refleks kaya tukang angkot kesiangan mau ngejar setoran dia langsung
pergi mandi dan berangkat ke sekolah, eh sebelum mandi dia update status dulu
di twitter sama path.
“Damn!! Tidurnya numpang lewat
doang, baru aja merem eh sekarang terpaksa harus bangun pagi !!”
Beruntungnya
dia sekarang udah punya kendaraan, hadiah ulang tahun dari papanya beberapa
hari lalu, dengan motor barunya dia ngebut ke sekolah.
Seperti
biasa jalanan macet, bukan Jakarta namanya kalo nggak macet. Jakarta pernah
juga sih nggak macet, yaitu waktu Jakarta namanya masih Sunda Kelapa alias
Batavia alias Jayakarta. Sama satu lagi, Jakarta nggak macet kalo lagi Idul
Fitri sama Idul Adha, di jamin jalanan lenggang banget, bahkan mau tidur –
tiduran di tengah jalan bunderan HI juga bisa.
Mesin Waktu Di Temukan!!
Ada yang tau program tv Yekaes? Atau program tv yang acaranya kebanyakan lawakan basi sambil joget – joget maksa? Okelah, Yekaes menurut gue adalah program tv yang tim kreatifnya beneran kreatif, karena mereka menciptakan tren di pertelevisian Indonesia. Tapi namanya juga Indonesia, kalo ada sesuatu yang booming pasti yang lainnya latah mau ikutan juga.
Beberapa
minggu lalu gue lagi nggak ada kerjaan, bahkan beberapa hari ini kerjaan gue
cuma nonton tv dan akhirnya nocturnal gue pun kambuh, hidup gue persis seperti
kelelawar yang malam beraktifitas dan siangnya belum bangun tidur. Gue bener –
bener jadi penikmat tv seharian penuh, tapi apakah gue menikmati program tv
yang di sajikan?
NGGAK
SAMA SEKALI.
Dari
semua stasiun tv yang menurut gue program acaranya bener – bener berkualitas
cuma NET Tv , Kompas Tv dan Metro Tv, sisanya? Ada beberapa yang bagus tapi
cuma di jam tertentu nggak stabil bagusnya seperti beberapa stasiun tv yang gue
sebut tadi.
Bosen
nonton tv gue pun mainin handphone, pas gue buka path dan twitter, ternyata
lagi heboh game “Flappy Bird” yang kebanyakan pada kesel pas maininnya. Gue pun
penasaran, akhirnya gue download dan ternyata gue pun di buat kesel sama burung
yang “kalo di sentuh dia bisa naik dan kalo nggak di sentuh dia bakalan turun, lemes
nggak bertenaga”. Dasar burung, maunya di sentuh melulu biar bisa naik terus.
Friday, January 31, 2014
INDONESIA SIAGA BENCANA !!!
Langit
kembali sendu dan rintik hujan pun kembali turun bersama udara dingin yang
berhembus, merambat pelan membelai kulit gue yang lagi asik duduk menatap hujan
dari balik jendela.
“Ya Allah, kasian banget itu yang
pada kebanjiran!”
Ujar
nyokap gue lantang, membuyarkan lamunan gue yang lagi mikirin si “separuh hati”
yang – telah – pergi lagi ngapain disana. Terkadang hujan emang selalu berhasil
bikin rasa rindu yang udah di kubur dalam – dalam tumbuh kembali.
Memulai
tahun 2014 sudah hampir satu bulan hujan
terus mengguyur Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia, efeknya adalah banjir
dimana – mana bahkan sampai ada gempa bumi dan tanah longsor. Hampir di seluruh
media baik itu media cetak atau elektronik memasang headline beritanya
“INDONESIA
SIAGA BENCANA” .
Friday, January 24, 2014
Tentang Sebuah Mimpi
“Mau jadi apa kamu kalo udah besar nanti?”
Tiba
– tiba nyokap nanya ke gue dan gue yang lagi fokus bunuh – bunuhin orang di
game Grand Theft Auto langsung diem menatap layar tv.
“Aku
mau jadi mafia mah, aku mau menguasai dunia dan membunuh banyak orang dengan
sadis, terus mayatnya aku buang ke laut Ancol biar mirip Si Manis Jembatan
Ancol”
Tadinya
gue mau ngejawab kaya gitu, tapi untung gue nggak keceplosan ngomong kaya gitu,
bisa – bisa nanti nyokap gue langsung putih penglihatannya, jantungnya
berdebar, perut mules, kepala pusing dan terdengar suara berbisik di samping
gue.
Monday, January 20, 2014
Penyebab Banjir Di Jakarta
“BANJIR!! JAKARTA MULAI TENGGELAM!!”
Begitulah kalimat yang sering terdengar
sebulan ini, mulai dari obrolan di sekolah, kampus sampai tempat kerja bahkan
sampai obrolan di tukang sayur bersama ibu – ibu komplek tukang gosip.
Jakarta, kota metropolitan yang juga
menjadi ibu kota negara Indonesia tenggelam karena banjir. Rumah gue yang di
depannya ada sungai pun nggak luput dari banjir, walaupun cuma beberapa jam
aja. Berbeda seperti banjir di tahun 2002 dimana rumah gue tenggelam banjir karena
waktu itu sungai di depan rumah belum di bikini tanggul sama pemerintah.
Bukan hal yang baru banjir melanda
ibukota, sejak zaman Belanda juga Jakarta emang langganan banjir. Seperti
biasa, warga selalu menyalahkan pemerintah karena banjir yang kerap melanda
ibukota. Gubernur adalah target pertama yang menjadi keluhan warga,
beruntungnya beberapa tahun belakangan warga mulai sadar bahwa yang bertanggung
jawab atas banjir bukan hanya gubernur tetapi juga seluruh warga bertanggung
jawab atas terjadinya banjir.
Friday, January 17, 2014
[Saka Series] Kejutan Dari Papa
Senin
adalah hari yang paling nggak di sukain sama sebagian orang-orang di Indonesia,
soalnya hari senin pasti jalanan macet, hawa liburan masih nempel di otak dan
lain-lain. Entah kenapa jangka waktu dari Senin ke Sabtu dan Minggu itu lama
banget tapi dari Minggu ke Senin cuma dalam hitungan 24 jam aja, makanya Senin
menjadi hari paling gak di favoritin sama sebagian orang-orang Indonesia.
Di
ramainya jalan raya Cililitan oleh kendaraan yang saling kebut-kebutan mengejar
waktu, ada sesosok anak SMA dengan rambut acak – acakan mirip rambut Billie Joe
vokalis Greenday yang lagi makan bakwan goreng dan sedang berdiri menunggu bus
yang bakal dia tumpangi.
Aji
Saka Syahreza begitulah namanya, walaupun ada embel- embel nama “Syahreza” di
belakang namanya tapi dia nggak ada sangkut pautnya sama Afgan Syahreza, dia bukan
kembaraan Afgan dan juga dia nggak tetanggaan sama Afgan, Afgan jago nyanyi dan
enak di dengar di telinga tapi kalo Saka jago nyanyi tapi buat pecahin gendang
telinga orang yang denger.
Subscribe to:
Posts (Atom)








